5 Tips Sederhana untuk Melakukan Fotografi Landscape

5 Tips Sederhana untuk Melakukan Fotografi Landscape

Fotografi Landscape atau Landscape Photography adalah salah satu jenis tema dalam fotografi dalam mengabadikan momen dengan rentang yang lebih lebar dibandingkan dengan foto-foto standar lainnya. Landscape fotografi merupakan salah satu tema yang banyak digunakan karena memang cukup mudah dilakukan.

Hanya saja, terkadang seseorang dalam melakukan landscape photography tidak memperhatikan beberapa hal yang justru penting jika diterapkan dan hasilnya pun akhirnya sangat plain atau sederhana. Oleh karenanya, tips-tips di bawah ini mungkin dapat membantu dalam melakukan fotografi landscape secara baik.

  • Pemilihan tempat

Pemilihan tempat

Tentu saja karena dinamakan landscape fotografi, maka tidak ada obyek khusus yang dapat dijadikan sebagai center atau pusatnya. Oleh karena itu, pilih dan tentukan terlebih dahulu tempat yang ingin difoto. Tempat yang biasa digunakan sebagai dalam fotografi landscape antara lain pegunungan, danau, sungai, aliran air, kebun, pantai, perkotaan, padang pasir, padang rumput sampai dengan hutan.

  • Bermain dengan sense of depth

Bermain dengan sense of depth

Dalam fotografi ada istilah yang dinamakan depth atau kedalaman. Depth dalam hal ini merupakan tingkat ketajaman obyek di luar obyek utama yang mulai mengabur akan tetapi masih nampak jelas bentuknya. Dan di saat ingin menciptakan sebuah foto landscape, maka tidak ada salahnya untuk bermain-main dengan sense of depth. Caranya adalah mencari tempat yang dapat dibagi menjadi bagian depan atau obyek utama dan background.

Setelah itu fokuskan pada obyek utama yang mana focal lenghtnya tidak dipersempit agar background tidak terlihat kabur. Usahakan pula dalam pengambilan gambar untuk tidak menggunakan flash light serta ISO diatur di posisi 100. Dan tentu saja agar menghasilkan foto yang dramatis, maka gunakanlah tripod sebagai penyangga kamera agar tidak goyang.

  • Bermain dengan siluet

Bermain dengan siluet

Memang tidak harus selalu menunggu matahari berada tepat di atas kepala ketika ingin mengambil foto landscape karena sore hari di mana yang tersisa hanyalah bias dari bianglala saja juga dapat dioptimalkan untuk melakukan fotografi landscape dengan hasil yang bagus.

Dikatakan bagus karena hasil yang didapatkan nantinya hanya akan didominasi oleh 2 warna saja, yaitu hitam dan warna senja. Dengan warna hitam tersebut maka obyek yang diabadikan akan terlihat seperti sebuah siluet belaka.

  • Komposisi

Komposisi

Untuk masalah komposisi, kamu harus memutuskan terlebih dahulu akan mengambil gambar dengan bagian langit yang lebih banyak atau daratan (bumi) yang lebih dominan. Memang ada kalanya foto landscape dibagi 50:50 alias bagian langit dan daratan sama porsinya, namun akan lebih baik lagi jika memang ada pembagian dengan salah satu yang mendominasi, walaupun tidak seberapa besar.

Namun jika kamu ingin melakukan landscape photography dengan satu obyek utama, maka tentukan pula obyek tersebut akan ‘diletakkan’ di sebelah mana. Maksudnya adalah obyek yang bersangkutan dapat kamu posisikan di sebelah kanan atau kiri sendiri atau juga berada tepat di tengah. Hanya saja disarankan agar semua bagian obyek dapat terfoto alias tidak terpotong sama sekali.

  •  Filter

 Filter

Memang tidak masalah jika ingin mengambil foto landscape pada saat malam hari, namun lebih disarankan ketika masih pagi, siang atau juga sore hari di mana masih terdapat cahaya dan lingkungan sekitar masih dapat dilihat dengan jelas.

Ketika memotret dengan mengambil tema landscape pada waktu-waktu tersebut, tidak ada salahnya untuk menggunakan filter-filter yang diaplikasikan di lensa. Filter-filter ini berfungsi untuk menghasilkan atau memunculkan warna tertentu atau bahkan meredupkan cahaya yang terlalu terang. Dengan filter, maka hasil foto yang didapatkan akan lebih menarik daripada langsung tanpa filter.