9 Hal yang Patut Kamu Ketahui Sebelum Memasuki Dunia Fotografi

Memasuki Dunia Fotografi

Apabila kamu baru saja akan terjun dan menekuni dunia fotografi dan tidak tahu harus memulai dari mana karena tidak memiliki teman atau kerabat yang dapat memberikan panduan, maka akan menjadi cukup membingungkan, bukan? Oleh karena itu, beberapa hal di bawah ini mungkin dapat membantumu untuk memasuki dunia fotografi.

  • Kamera

Sebelum beranjak keluar untuk melakukan segala eksperimen, maka ada baiknya bagimu untuk memahami kamera yang akan digunakan terlebih dahulu. Memahami dalam hal ini adalah untuk mengetahui setiap fungsi dari bagian-bagian atau fitur serta tombol-tombol yang ada di gear-mu itu.

Kamera

Tidak masalah jika kamu harus mengotak-atik kameramu itu terlebih dahulu dan mencoba segala macam hal. Dengan mencoba hal-hal dan mengoperasikan setiap fitur serta tombol, maka secara langsung kamu akan mempelajari sekaligus memahami kamera yang kamu miliki tersebut.

  • Lensa

Lensa

Selain body kamera, lensa juga merupakan hal yang patut dipelajari ketika ingin memasuki dunia fotografi. Hal tersebut dikarenakan lensa memiliki beragam jenis dan juga fungsi yang berbeda-beda. Jangan sampai salah membawa lensa ketika ingin memotret suatu momen karena tidak akan ada momen yang terulang dua kali dalam kamus fotografi. Jadi persiapkanlah lensa yang ingin digunakan saat melakukan hunting foto.

  • Insting

Insting

Insting adalah sesuatu yang sangat diperlukan ketika mulai belajar fotografi karena tanpanya maka kamu tidak akan dapat menemukan sebuah momen atau obyek yang menarik untuk diabadikan. Oleh karenanya, cara yang tepat untuk menemukan insting adalah dengan belajar melihat dan menentukan satu titik fokus akan sebuah obyek di berbagai tempat.

  • Shutter speed, aperture dan ISO

Shutter speed, aperture dan ISO

Setelah insting didapatkan maka langkah selanjutnya adalah mulai belajar bagaimana mengatur dan menggunakan shutter speed, aperture dan ISO. Ketiga hal tersebut merupakan bagian terpenting dalam dunia fotografi. Bahkan dengan ketiganya, maka kamu dapat memilih tema apa yang akan kamu gunakan dalam memotret sesuatu.

  • Mode kamera

Mode kamera

Seperti halnya shutter speed, aperture dan ISO, ada juga fitur yang sudah tersemat di dalam kamera berupa mode-mode yang cukup beragam. Dalam hal ini, setiap jenis kamera dari pabrikan lain juga memiliki fitur mode yang berbeda-beda. Hanya saja, ada beberapa di antaranya yang pasti sama antara satu dengan lainnya. Mode kamera ini merupakan cara langsung atau cepat ketika seseorang ingin mengabadikan obyek atau momen tanpa harus diribetkan degan pengaturan shutter speed, aperture dan ISO.

  • Komposisi, angle dan pencahayaan

Jika di bagian dalam kamera terdapat shutter speed, aperture dan ISO yang menjadi bagian-bagian terpentingnya, bagian luar kamera yang tak kalah pentingnya untuk dipelajari adalah masalah komposisi, angle dan pencahayaan. Ketiganya memiliki kaitan erat dan dapat menentukan bagus tidaknya sebuah foto.

  • Tema

Dalam dunia fotografi terdapat berbagai macam tema yang dapat digunakan untuk menentukan kategori atau jenis dari foto itu sendiri. Tema-tema yang dimaksud seperti landscape, cityscape, urban, B/W, sport, macro dan lain sebagainya. Setiap tema tersebut memiliki pemahaman dan teknik yang berbeda-beda.

  • Eksperimen

Setelah semua hal kamu pahami, maka mulailah melakukan eksperimen di mana dan kapan saja. Tidak perlu menunggu ada teman untuk melakukannya karena pada dasarnya fotografi dapat dilakukan di manapun. Ketika melakukan eksperimen, kamu juga harus memasukkan dasar-dasar fotografi serta tekniknya agar foto yang dihasilkan tidak terkesan asal ambil saja.

  • Share it!

Menurut banyak orang atau para fotografer ternama, fotografi itu sama artinya dengan berbagi pengalaman melalui sebuah gambar atau foto. Oleh karenanya setelah memotret, tidak ada salahnya untuk mendapatkan penilaian dari orang lain. Memang secara pasti hanya sang fotograferlah yang dapat menilai bagus atau tidaknya foto yang dia ciptakan itu, namun dengan mendengarkan penilaian dari orang lain juga bukan suatu hal yang aneh untuk dilakukan agar dapat menjadi satu parameter ke depannya.