Fotografi Saat Traveling

Fotografi Saat Traveling

Fotografi Saat Traveling. Saat ini banyak sekali orang yang berminat di bidang fotografi. Sekedar hanya untuk hobi mendapatkan foto yang bagus untuk koleksi pribadinya atau digunakan juga sebagai salah satu pekerjaan.

Foto yang bagus diperlukan oleh banyak orang saat ini, kegunaannya bisa juga untuk mengisi media sosial mereka. Sebagian besar belajar fotografi secara otodidak diawali dengan menggunakan kamera hp, namun kini banyak juga yang mulai membeli kamera yang canggih guna untuk mendapatkan resolusi hasil yang lebih baik. Pada dasarnya fotografi berasal dari kata yaitu foto dan grafi, yang artinya Foto adalah sinar/cahaya sedangkan grafi adalah menulis atau melukis, jadi pengertian fotografi adalah menulis atau melukis dengan bantuan cahaya.

Biasanya memang kebiasaan mengambil foto pada umumnya dilakukan dengan mengunjungi objek-objek wisata tertentu bersama kerabat atau keluarga, yang kemudian diakhiri dengan foto bersama untuk keperluan dokumentasi foto. Namun saat ini fotografi memiliki nilai lebih. Misalnya Fotografi saat melakukan Traveling adalah cabang fotografi yang melibatkan dokumentasi suatu daerah bisa dilihat dari segi pemandangan, masyarakat, kuliner disuatu daerah, budaya, adat istiadat maupun sejarah setempat.

Fotografi Traveling

Fotografi Traveling bisa dibuat oleh siapa saja baik profesional ataupun amatir. Ciri khas background pada foto perjalanan yaitu lokasi dari objek wisata tersebut, misalnya gunung, pantai, alun-alun, dan objek wisata lainnya. Guna dari fotografi perjalanan dilakukan juga dapat membantu obyek wisata tersebut menjadi dikenal banyak orang karena keindahan alamnya.

Sedangkan pengenalan lokasi objek wisata secara tidak langsung biasanya melalui berbagai upaya promosi dengan melibatkan berbagai media, baik media cetak maupun elektronik yang dilakukan oleh pengelola atau pemilik objek wisata. Selain itu juga seorang fotografer harus dibekali dengan pengetahuan dan penguasaan tetang teknik pemotretan. Seperti pemilihan angle atau sudut pengambilan yang tepat, pemilihan lensa yang tepat, penentuan diafragma. Pengaturan komposisi maupun teknik pencahayaan saat pemotretan agar kita dapat menghasilkan sebuah foto yang indah dan semenarik mungkin. Enak dilihat dan yang terpenting bahwa karya foto tersebut memilki makna.

Seorang fotografer akan mengabadikan setiap moment atau kejadian tersebut dalam sebuah kamera. Di mata fotografer tentunya setiap objek wisata memiliki daya tarik berbeda-beda. Objek wisata fotografi yang biasa didatangi oleh sebagian kalangan fotografer untuk melakukan serangkaian pemotretan adalah suatu tempat objek wisata yang memiliki nilai sejarah. Atau objek tersebut dianggap menarik dan indah untuk di foto dan memiliki keunikan tersendiri.

Fotografi Saat Traveling

Ada beberapa contoh objek wisata fotografi yang bisa dijadikan sebagai ajang pemotretan bagi para pemburu foto diantaranya adalah suatu tempat yang menarik dan indah atau bangunan yang memiliki nilai sejarah seperti bangunan Candi Borobudur di Jawa Tengah, Candi Prambanan, pantai Parang Tritis di Yogyakarta, atau aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta, panorama Gunung Bromo di Jawa Timur, Gunung Tangkuban Parahu, Gunung Papandayan dan Gunung Galunggung di Jawa Barat, Pasar Terapung di Kalimantan, Tana Toraja di Sulawesi, danaTobdi Sumatra utara, pantai Kuta, Tanah Lot atau upacara prosesi pembakaran mayat/ngaben di Bali dan lain-lain.

Jangan melewatkan foto malam. Jangan kemasi kamera anda saat senja datang. Beberapa tempat seperti pantai menawarkan pandangan matahari terbenam yang sayang untuk dilewatkan. Komposisi dan angle, Mainkan komposisi dan sudut pengambilan gambar untuk mendapatkan gambar yang tidak biasa namun memiliki cerita. Manfaatkan ornamen alam seperti lubang angin, jendela, dedaunan, ranting, pohon atau sejenisnya untuk menciptakan foto yang eksotis. Jika anda akan melakukan Traveling, jangan lupa untuk mengabadikan momen spesial anda dengan seni fotografi.