Teknik Lighting Dalam Dunia Fotografi

Teknik Lighting Dalam Dunia Fotografi

Teknik Lighting Dalam Dunia Fotografi. Lighting atau pencahayaan merupakan salah satu hal yang penting dalam dunia fotografi. Lighting mempunyai beberapa fungsi, diantaranya ialah untuk menerangi objek yang akan dijadikan bahan foto, untuk memperkuat karakter suatu objek dan sebagai penjelas sebuah pesan yang ingin disampaikan oleh fotografer kepada para penikmat foto tersebut melalui hasil fotografinya.

Apa jadinya jika tidak ada lighting di dalam dunia fotografi? Tentu saja objek yang akan difoto tidak akan terlihat. Layaknya matahari, ketika tidak ada matahari maka yang terjadi di muka bumi hanyalah kegelapan. Untuk itulah peran lighting sangatlah penting. Pada fotografi, pencahayaan atau lighting mengambil referensi filosofi dari sebuah matahari. Di dunia hanya memiliki satu sumber cahaya yaitu matahari. Dalam dunia fotografi juga hanya memakai satu main lighting atau pencahayaan utama.

Ada beberapa teknik pengaturan main lighting ini.

Ada beberapa teknik pengaturan main lighting ini

Teknik pengaturan yang pertama ialah diletakkan tepat di depan objek dengan jarak yang normal. Teknik pengaturan jenis ini bertujuan membuat objek lebih jelas dari segala sisi. Teknik ini dibantu dengan background lighting dan diberikan kain yang berwarna abu-abu agar lebih memberikan efek terang yang jelas pada objek. Teknik pencahayaan seperti ini biasanya digunakan untuk memotret objek secara perfect. Sebagai contoh untuk pemotretan prewed atau cover album suatu CD musik.

Teknik selanjutnya ialah lighting dengan main lighting diletakkan di depan dengan keadaan menyerong 70 derajat. Bayangan yang dihasilkan oleh teknik lighting ini menutupi 20% bagian wajah. Fungsi dari teknik lighting ini ialah ini memberikan efek maskulin bagi objek yang ingin dipotret. Kemudian ada teknik lighting menyamping lurus sejajar dengan bentuk badan. Dikarenakan main lightingnya berada di samping badan, maka bayangan yang dihasilkan ilaha 50%dari badan. Jika anda menggunakan teknik lighting ini, maka anda akan mendapatkan hasil bayangan menutupi 50% atau separuh dari muka anda. Teknik lighting seperti ini berfungsi memberikan efek dramatis pada objek yang hendak dipotret. Pada teknik ini, boleh juga digunakan sebuah reflektor jika anda merasa bayangan yang dihasilkan sangat gelap. Reflektor ini akan memantulkan cahaya yang didapatkan dari main light.

Teknik selanjutnya ialah main lighting diletakkan di serong belakang. Dalam teknik ini objek akan cenderung terlihat lebih gelap namun tidak seluruhnya karena masih ada cahaya dari belakang. Cahaya yang mengenai muka hanya sekita 15% saja. Teknik ini digunakan untuk menambah kesan misterius karena leih banyak bayangannya daripada pencahayaannya.

Selain beberapa teknik tersebut di atas, ada juga satu teknik yang paling sering digunakan di film-film horor, yakni lighting dari arah bawah. Bisa anda bayangkan bagaimana jadinya jika main lighting diletakkan di bawah sebuah objek. Kesan seram dan horor akan lebih kuat. Sebagai fotografer, anda harus tahu beberapa teknik lighting atau pencahayaan tersebut. Teknik pencahayaan atau lighting ini bisa anda gunakan ketika pemotretan indoor atau outdoor. Meskipun ketika outdoor ada cahaya matahari, maka anda harus mempertimbangkan golden hour-nya. Apa itu golden Hour? Golden Hour ialah waktu-waktu yang paling tepat untuk berfoto. Pada saat golden  hour tersebut, foto yang dihasilkan akan lebih terang dan jelas. Golden hour dalam fotografi ialah ketika matahari baru terbit dan akan tenggelam. Karena pada saat itulah matahari menghadap ke kita dan tidak terlalu tinggi. Sehingga hasil foto yang dihasilkan akan tampak lebih bagus.